Novak Djokovic Mengatasi Rasa Sedih

Novak Djokovic mengatasi rasa sedih untuk meraih kemenangan pada babak ketiga turnamen tenis Monte Carlo Masters, Kamis (19/4/12). Meski baru kehilangan salah satu orang yang dicintai, yaitu sang kakek, pemain nomor satu dunia ini berhasil meraih kemenangan 2-6, 6-1, 6-4 atas pemain Ukraina, Alexandr Dolgopolov, untuk maju ke perempat final turnamen lapangan tanah liat tersebut.

Ya, beberapa jam sebelum mengayunkan raket di Monte Carlo Country Club, Djokovic mendapatkan kabar menyedihkan karena sang kakek, Vladimir, meninggal dunia. Ini tentu saja menjadi sebuah pukulan telak yang mengganggu konsentrasi Djokovic, karena Vladimir serta beberapa anggota keluarga, sangat dekat dengan dirinya selama NATO membombardir Belgrade pada tahun 1999.

Maka, tak mengherankan jika usai meraih kemenangan, Djokovic meninggalkan lapangan dengan diam. Panitia penyelenggara turnamen memahaminya, dan memberikan pernyataan: "Novak Djokovic meminta pengertian dari kalian.

"Seperti yang kalian tahu, hari ini dia kehilangan kakeknya hanya beberapa jam sebelum pertandingan, dan tentu saja hal itu sangat sulit baginya untuk bermain. Setelah dia meraih kemenangan, dia merasa benar-benar habis secara fisik, mental, dan emosi."

Belum ada konfirmasi lanjutan, apakah unggulan utama ini akan melanjutkan kiprahnya di sini, di turnamen yang pada tahun lalu tak diikutinya, meskipun selama 2011 dia menorehkan prestasi ciamik dengan merengkuh 10 gelar juara, termasuk tiga dari empat grand slam. Di babak delapan besar hari ini, Djokovic akan bertemu petenis Belanda Robin Haase.

Kesuksesan juga diraih unggulan kedua Rafael Nadal. Si kidal asal Spanyol yang mengincar gelar kedelapan secara beruntun ini menang 6-1, 6-1 atas pemain Kazakhstan Mikhail Kukushkin. Selanjutnya, pemain nomor dua dunia ini bertemu petenis Swiss, Stanislas Wawrinka, untuk memperebutkan tiket semifinal.

Nadal hanya butuh waktu 60 menit untuk singkirkan Kukushkin. Mantan pemain nomor satu dunia ini pun memperbaiki rekornya di Monte Carlo menjadi 41-1, di mana satu-satunya kekalahan tersebut didapatkan dari Guillermo Coria pada babak ketiga tahun 2003.

Unggulan ketiga Andy Murray juga melangkah ke perempat final. Petenis Inggris Raya ini tak perlu memeras banyak keringkat karena lawannya asal Perancis, Julien Benneteau mundur akibat cedera engkel. Selanjutnya, Murray ditantang unggulan keenam Tomas Berdych, yang berjuang keras mengalahkan pemain Jepang Kei Nishikori, dengan 2-6, 6-2, 6-4.

Unggulan keempat Jo-Wilfried Tsonga berhasil lewat dari hadangan pemain Spanyol yang merupakan unggulan ke-13, Fernando Verdasco. Tsonga menyelamatkan sembilan break point untuk meraih tiket perempat final, dan menjadi petenis Perancis pertama yang lolos ke babak tersebut sejak Richard Gasquet pada lima tahun silam.

Tsonga ikuti jejak kompatriotnya, Gilles Simon, yang singkirkan unggulan ketujuh dari Serbia Janko Tipsarevic dengan 6-0, 4-6, 6-1. Sayang, duo Perancis ini harus saling mengalahkan pada perempat final.

0 Response to "Novak Djokovic Mengatasi Rasa Sedih"

Posting Komentar