Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo mengusulkan adanya bahan bakar minyak (BBM) Premix beroktan 90 untuk menjembatani disparitas harga yang tinggi antara Premium dengan Pertamax.

Pertamina, katanya, bisa saja menyediakan Premix Ron 90, campuran antara Pertamax dengan Premium. Menurut Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, ide Wamen ESDM itu bukan solusi yang baik dan hanya akan menimbulkan masalah baru.

"Kalau untuk mengurangi subsidi BBM, bukan seperti itu. Tidak efektif," kata Tulus kepada media, Jumat 6 April 2012. Dia menuturkan, ketika argumen pemerintah untuk melakukan pembatasan dan pengurangan subsidi BBM tidak kunjung terlaksana, pemerintah mulai kebingungan.

Bahkan, ketika usulan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi juga ditolak DPR pada rapat paripurna beberapa waktu lalu, Tulus menilai pemerintah harus mempunyai solusi yang baik. Cara itu tidak efektif untuk mengurangi subsidi BBM, itu bukan solusi karena menciptakan masalah yang lain," ungkapnya.

Tulus meyakini, ide yang diusulkan oleh Wamen ESDM itu sudah dipikirkan secara matang berdasarkan teknis maupun reaksi kimia. Dia yakin, karena Widjajono adalah seorang ahli bidang perminyakan dari kampus ternama di Indonesia.

Kendati demikian, ide pencampuran Premium dengan Pertamax itu menurutnya perlu diteliti lebih lanjut. Misalnya, pencampuran itu bisa dilakukan atau tidak untuk kendaraan jenis tertentu. Kalau mobilnya sampai meledak ya pemerintah bisa dituntut oleh konsumen," tegasnya.

0 Response to "Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo"

Posting Komentar