Warga Mintaragen Terendam Rob

Selama sekitar sembilan hari terakhir, warga di wilayah Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, terpaksa berkubang dengan limpahan air laut atau rob, seperti terlihat Selasa (17/4/2012).

Selama berhari-hari, rob menggenang dan sulit surut, dari kawasan yang berada di pesisir Laut Jawa itu. Selain ratusan rumah, dua sekolah dasar, yaitu SD Mintaragen 06 dan SD Mintaragen 02, juga tergenang air setinggi lima hingga 20 sentimeter sehingga mengakibatkan aktivitas sekolah terganggu.

Bahkan, saat ini, sebagian warga mulai terserang penyakit, seperti gatal-gatal dan kutu air. Johari (45), warga RT 8, RW 10, Kelurahan Mintaragen, mengatakan, rob kali ini berbeda dengan rob yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, rob yang datang pagi hari segera surut pada sore hari. Namun, saat ini, rob terus-menerus menggenangi permukiman selama beberapa hari sehingga mengganggu aktivitas. "Anak-anak kalau ke sekolah harus menenteng sepatu dan melewati genangan air rob," katanya.

Menggenangnya rob di sekitar permukiman juga mengakibatkan saluran pembuangan air di permukiman tidak berfungsi. Limbah rumah tangga, seperti limbah dari mencuci dan mandi, tidak bisa mengalir ke saluran pembuangan sehingga tetap menggenang di dalam rumah.

Endang (61), warga Kelurahan Mintaragen, mengatakan, warga sangat berharap agar pemerintah segera mengatasi persoalan tersebut. Menurut dia, rob yang berlangsung terus-menerus telah menimbulkan berbagai masalah, antara lain bau tidak sedap, kesulitan akses jalan, dan penyakit kulit.

Terlebih apabila hujan turun, genangan rob akan semakin tinggi, bahkan masuk ke rumah-rumah warga. "Biasanya rob paling parah terjadi malam hari sehabis Isya," ujarnya.

0 Response to "Warga Mintaragen Terendam Rob"

Posting Komentar